Penegakan Hukum Permasalahan GAKI Menjelang Pergantian Tahun

Diposting tanggal : Senin, 28 Desember 2015 - 17:37:49
Dibaca : 32021 Kali
Diposting oleh : ADMIN
Kategori: Kegiatan Bappeda

PATI – Menjelang  pergantian tahun 2015 Tim GAKI Kabupaten Pati melaksanakan serangkaian kegiatan terkait Penegakan Hukum (GAKKUM) terhadap permasalahan Gangguan Akibat Kekurangan Iodium (GAKI).  Hal ini dimaksudkan untuk meminimalisir peredaran garam konsumsi tidak beriodium di masyarakat agar  tercapai.target konsumsi 90% garam beriodium di tingkat rumah tangga sesuai harapan Pemerintah.

Kabupaten Pati merupakan sentra produsen garam terbesar di Jawa Tengah yaitu 96 IKM garam dengan estimasi jumlah produksi 387 Ton/hari dan 141.255 Ton/tahun yang tersebar pada Kecamatan Batangan (22 IKM), Juwana (34 IKM), Jakenan (1 IKM), Wedarijaksa (26 IKM) dan Kecamatan Trangkil (13 IKM). Dengan jumlah produsen garam yang tidak sedikit jika dibandingkan kabupaten lain, Tim GAKI Kabupaten Pati harus bekerja lebih keras dalam melakukan pengawasan dan pembinaan. Sidak ke produsen garam secara periodik merupakan agenda Tim GAKI  untuk melakukan pengawasan, selain itu juga dalam rangka tindak lanjut atas temuan Tim GAKI Kabupaten lain terhadap produk garam Pati dan tidak sesuai SNI (kurang 30 ppm) yang didistribusikan ke kabupaten lain.

Dari serangkaian sidak garam ke produsen garam pada bulan Oktober – November, ditemukan 20 produsen nakal yang masih memproduksi garam dibawah SNI dan selanjutnya penanganannya diserahkan  ke Polres Pati untuk diberikan tindakan preventif dalam rangka pembinaan.

Menjelang  akhir  tahun 2015, Tim GAKI Kabupaten Pati menerima Kunjungan Kerja dari Tim GAKI daerah lain yaitu Tim GAKI Provinsi Banten (17/12) dan Tim GAKI Kabupaten Temanggung (21/12) dalam rangka studi banding penegakan hukum (GAKKUM) garam tidak beriodium di Kabupaten Pati, setelah diterima di kantor BAPPEDA Kabupaten Pati selanjutnya rombongan diajak ke produsen garam yang berlokasi di Kecamatan Juwana dan Batangan.

Dan masih pada bulan yang sama (23/12), Tim GAKI Kabupaten Pati melakukan sidak garam tidak beriodium di jalur distribusi tepatnya Jl. Raya Pati – Kudus Km 03 Pati (tempat KIR kendaraan DISHUBKOMINFO). Menutup serangkaian sidak garam yaitu sidak di pasar Kayen (28/12) dimana telah dilakukan penyitaan terhadap garam konsumsi yang masih dibawah SNI setelah dilakukan uji titrasi. (Zenud)


Berita Terkait


Bupati Pati Terima 220 Mahasiswa KKN STAIP
Atraksi aeromodelling meriahkan lomba Roket Air di Magelang
Kenali Lebih Dini Penyakit Kaki Gajah (Filariasis)

Nama :
Website :
Komentar  
 
  (Masukkan 6 kode diatas)