Webinar dengan Tema “Strategi Konvergensi Pencegahan dan Penanggulangan Stunting Tahun 2021 di Kab.Pati”

Rembuk Stunting dilaksanakan pada hari Rabu tanggal 19 Mei 2021 secara tatap muka terbatas dan via online menggunakan Aplikasi Zoom Meeting.

Acara Tujuan Rembuk :

  • Menyampaikan hasil analisis situasi dan rancangan rencana kegiatan intervensi penurunan stunting terintegrasi.
  • Mendeklarasikan komitmen pemerintah daerah dan menyepakati rencana kegiatan intervensi penurunan stunting terintegrasi
  • Membangun komitmen public dalam kegiatan penurunan stunting secara terintegrasi di Kabupaten.

Acara tersebut diikuti oleh 33 orang peserta dari kabupaten yang bertempat di Pendopo Kabupaten Pati diikuti oleh Wakil Bupati Pati, Sekretaris Daerah, Staf Ahli Bupati, Asisten Sekda, Pimpinan dan Anggota DPRD, Kepala OPD terkait, Kepala Bagian Setda, Unsur PKK, Instansi Vertikal, Akademisi, Organisasi Kemasyarakatan, Organisasi Profesi ( IDI, IBI, PERSAGI, IAKMI, PPNI) dan Tenaga Ahli P3MD.

Setiap kecamatan 20 orang peserta yang bertempat di Kecamatan diikuti oleh : Camat, Kepala Puskesmas, Petugas Gizi Puskesmas, Unsur PKK, Kepala UPT, Lurah, Kepala Desa, Pendamping Desa dan Pendamping Lokal Desa.

Adapun beberapa materi yang di sampaikan dalam acara tersebut yaitu :

  1. Kebijakan Strategis dan Implementasi 8 Aksi Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting Daerah oleh Muhammad Jumhadi (Tenaga Ahli Kebijakan Publik LGCB-ASR Bangda Kemendagri) selaku Narasumber
  2. Analisis Situasi dan Rencana Program Kegiatan Pemerintah Kabupaten dalam Percepatan Penurunan Stunting  oleh Ir. Pujo Winarno, MM Kepala Bappeda Kabupaten Pati.
  3. Profil Stunting di Kabupaten Pati oleh Hartotok, S.Kep Ners, MH.Kes Kabid Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Pati.

Hasil dari acara Rembuk Stunting adalah :

  1. Pemerintah Kabupaten beserta masyarakat berkomitmen untuk melaksanakan percepatan penurunan stunting.
  2. Seluruh stakeholder, Organisasi profesi terkait serta Perguruan Tinggi bekerjasama untuk membantu percepatan penurunan stunting.
  3. Penganggaran kegiatan penanganan stunting bersumber dari APBN, APBD, APBDes dan Sumber  Dana lainnya.
  4. Melakukan Aksi konvergensi penurunan stunting terintegrasi termasuk penyelenggaraan intervensi gizi spesifik dan intervensi gizi sensitif sesuai dengan kewenangan masing-masing.
  5. Melakukan Monitoring dan Evaluasi secara terpadu langsung ke lapangan.
  6. Pembinaan kader untuk konvergensi pencegahan stunting.
  7. Strategi komunikasi konvergensi pencegahan stunting yang dilakukan Organisasi Perangkat Daerah, Kecamatan, Desa, dan Lembaga/ Organisasi/ Instansi Non-Pemerintah.

Hubungi kami :

bappeda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

"Peringatan Hari Kebangkitan Nasional"

Fri May 21 , 2021
Share on Facebook Tweet it Share on Google Pin it Share it Email Kamis, 20 Mei 2021 Sejenak hentikan aktivitas pada pukul 10.00 WIB berdiri tegap untuk menyanyikan lagu Indonesia Raya, 5 menit untuk Indonesia. Seluruh pegawai di Lingkungan Bappeda  Kabupaten Pati menyanyikan Lagu Indonesia Raya di halaman Kantor.Hal ini […]